Berikut adalah contoh pidato yang saya buat saat menjadi komandan Lanud Palembang 24 April 2015:
Pidato saat paripurna PIA.
Pidato saat selesai upacara sertijap dgn irup Panglima.
Pidato saat malam kenal pamit dengan seluruh anggota.
1. Pidato saat paripurna PIA.
Yth. Ketua PIA PIA Cabang 10 Daerah 1 Lanud Palembang,
Ysh. Pembina PIA
Cabang 10 Daerah 1 Lanud Palembang,
Ysc . Ny. Adim Sapuan
Yang saya sayangi
ibu-ibu pengurus PIA Cabang 10 D.1 Lanud Palembang,
Assalamu'alaikum
Warohmatullohi Wabarokatuh
Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan kehadirat
ALLAH Subhanahuwata’ala, atas segala rahmat dan hidayahNya hingga kita bisa
berkumpul dalam acara rapat paripurna hari ini.
Tiba giliran saya peserta lomba pidato ke- 4, jangan
ngantuk ya bu.
Tadi sudah disampaikan laporan pelaksanaan kegiatan PIA
selama periode kepemimpinan Ibu R***t Sinaga secara jelas, lugas dan tegas. Seluruh
kegiatan telah disampaikan secara Jelas
karena jenis kegiatannya, hari, tanggal, jam terlaporkan dengan lengkap. Lugas
artinya sesuai apa adanya tanpa basa-basi atau lips service dan Tegas tidak
ada keragu-raguan. Inilah cirikhas dari ketua PIA kita yang patut dibanggakan.
Dibawah pembinaan Komandan Lanud yang sekarang ini, PIA
telah berhasil menjalankan program kerjanya dengan sangat baik. Pada kesempatan
pertama kali ini saya selaku pengemban amanah untuk menjabat sebagai calon
pembina, dengan ini mengucapkan terima
kasih kepada Bapak Kolonel Pnb R*** Sinaga yang telah mengemban jabatan pada
periode sebelumnya dengan penuh dedikasi dan memberikan pelajaran dan masukan
yang berharga bagi saya untuk melanjutkan kepemimpinan di Lanud Palembang ini.
Tidak lupa juga kami menyampaikan ucapan terima kasih
kepada pengurus PIA, yang telah menjalankan tugasnya dengan penuh semangat . Semoga
semua darma baktinya dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan yang sesuai dari
Allah SWT.
Saya menyadari bahwa tugas sebagai Pembina PIA memiliki
tantangan tersendiri, yang hanya bisa
dilaksanakan bila kita semua saling bekerja sama. Kami nantinya akan tetap berusaha melanjutkan
program kerja-program yang belum atau pun sedang berjalan. dengan memperhatikan
kondisi yang ada.
Ibu, dan Bapak
yang kami hormati,
Sebagai awal perkenalan,
pada kesempatan yang baik ijinkanlah saya menyampaikan beberapa hal.
Pertama : Nama saya Sapuan. Namanya cukup pendek. Semudah
mengenal nama Soekarno, Suharto,dan lain-lain. Kalau lupa mengingatnya mudah
bu, ingat pembantu di rumah yang suka bersih-bersih. Ibu angkat saya di
Australia memangil saya Sweepy. Saya
banga bukan kepalang, setelah saya check di kamus, ternyata artinya orang yang
suka bersih-bersih. Capek deh.
Istri saya baru satu, dialah wanita terbaik yang saya kenal
dan saya pilih sendiri, bukan karena dijodohkan. Suku Jawa kelahiran
Bukitinggi.Namanya Adim. Pekerjaan sebagai guru Paud. Kami berdua ini orang
Kudus. Tetanga desa, beda kecamatan. Dulu waktu SMA satu sekolahan. Saya anak
petani dia anak Dandim. Adim.Anak Dandim.
Yang kedua, marilah kita didik anak-anak kita. Dalam hal
mendidik jangan memasrahkan anak kita kepada sekolah. Mendidik itu tugas yang
utama dari dari orang tua. Kalau ibu-ibu
biasa memarahi suami di depan anak, nanti anak-anak juga ikut-ikutan memarahi
suami suami kita. Jadikan rumah kita tempat mendidik anak. Ibu pilih mana suami
nonton bola semaleman di rumah atau suami nonton tv di luar semalaman?
Yang ketiga marilah kita tingkatkan Silaturahmi,
merupakan modal terbesar kita dalam
bekerjasama dan hidup dalam bermasyarakat. Dengan silaturahmi kita akan semakin kenal satu sama lain,
saling memahami, saling menghargai, jauh dari perselisihan, jauh dari
permusuhan , sehingga pada akhirnya kita akan merasa lapang tinggal di komplek
ini.
Ibu dan Bapak yang
kami hormati,
Terakhir, Saya mengharapkan dukungan, bantuan, dan
partisipasi seluruh warga untuk melanjutkan program kerja yang sudah disusun
oleh Komandan sekarang.
Demikianlah sambutan dari saya selaku selaku calon
Pembina yang baru, kurang lebihnya kami mohon maaf
BILLAAHIT TAUFIIQ WAL HIDAAYAH
Wassalaamu’alikum Warohmatullohi Wabarokatuh,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar